Jenis -Jenis Open Source

1. Unix
Termasuk sistem operasi
yang paling awal ada untuk komputer. Merupakan induk dari sistem operasi
linux. Unixatau UNIX adalah sebuah sistem operasi
komputer yang diawali dari project Multics (Multiplexed Information and
Computing Service) pada tahun 1965 yang dilakukan American Telephone and
Telegraph AT&T, General Electric (GE), dan Institut Teknologi Massachusetts
(MIT), dengan biaya dari Departemen Pertahanan Amerika (Departement of Defence
Advenced Research Project, DARPA atau ARPA), UNIX didesain sebagai Sistem
operasi yang portable, multi-tasking dan multi-user.
2. MINIX
Minix adalah sebuah sistem
operasi keturunan UNIX yang bersifat open-source, yang dibuat berdasarkan
arsitektur microkernel. Kernel sistem operasi ini dibuat oleh seorang profesor
di Vrije Universiteit Amsterdam, Belanda yang bernama Andrew Stuart Tanenbaum
yang pada awalnya ditujukan untuk tujuan edukasional. Minix juga menjadi
inspirasi bagi Linus Torvalds untuk membuat kernel Linux.
3. BSD (Berkeley Software
Distribution)
Berkeley Software
Distribution (BSD) pertama kali dibangun dan dikembangkan oleh Computer System
Research Group (CSRG) di University of California at Berkeley
(UCB), BSD pertama kali keluar pada akhir 1977 sebagai
paket tambahan dan patch dari AT&T UNIX versi 6, yang mana waktu itu
beroperasi pada mesin PDP-11 minicomputer.
BSD dibuat, dikembangkan, dan digunakan
secara “Bebas” sebagai perlawanan terhadap lisensi UNIX yang dimiliki oleh
AT&T dan oleh
karena itu BSD mempunyai lisensi
tersendiri yang memungkinkan setiap orang bebas melakukan pengembangan, dan
menggunakan kode sumber BSD. Pada tahun 1993, versi 4.4BSD dirilis sebagai
sebuah Sistem Operasi yang utuh.
Distribusi Varian
- BSD/OS
Berkeley Software Design, Inc.,
didirikan oleh beberapa pendiri awal developer CSRG sebagai kelanjutan dari
pengembangan BSD dalam sisi komersial. BSD/OS telah mendukung untuk banyak
platform, seperti i386 dan sparc, yang biasanya dipasarkan dengan memasukkan
beberapa applikasi Internet.
Pada tahun 2000, BSDI bergabung dengan
Walnut Creek CDROM, sebuah perusahaan yang secara finansial mendukung juga OS
FreeBSD . BSD/OS akan dilanjutkan sebagai sebuah produk yang terpisah, namun
seperti yang diharapkan, BSD/OS dan FreeBSD Sumber bebas akan digabungkan.
- Darwin OS
Darwin adalah sistem operasi Unix yang
dikembangkan oleh Apple, dirilis pada tahun 1999 pada iterasi pertama OS X.
Darwin mengimplementasikan kepribadian 4.4BSD dan userland pada sebuah
mikrokernel Mach, dengan FreeBSD sebagai referensi utama. Walaupun ditujukan
pada platforn pps Apple, namun system ini juga sedang dikembangkan untuk
platform i386. Varian BSD lainnya yang juga merupakan turunan 4.4BSD,
menggunakan lisensi distribusi BSD yang menyediakan kode sumber secara bebas. Sesaat
setelah rilis sebagai bagian dari OS X, Apple memutuskan untuk membuat source
Darwin terbuka di mana ia bercabang menjadi beberapa sistem operasi independen,
seperti OpenDarwin dan PureDarwin, meskipun tidak ada menjadi sangat
mainstream.
- FreeBSD
FreeBSD mengoptimalkan penggunaan
platform PC. FreeBSD menyediakan kemudahan installasi dan dukungan yang luas
terhadap perangkat keras PC. FreeBSD mendukung arsitektur i386 dan alpha, dan
pengembangan FreeBSD pada beberapa platform juga telah dilakukan. FreeBSD juga
digunakan pada server-server yang memiliki traffic dan kinerja yang cukup
tinggi untuk service WWW dan FTP seperti http://www.yahoo.com dan
ftp.cdrom.com.
- NetBSD
NetBSD memfokuskan pengembangan pada
penyediaan sistem operasi untuk banyak platforms, dari sebuah palmtop sampai
server alpha yang besar. NetBSD berjalan pada hampir semua mesin dimana orang
menginginkan UNIX sebagai sistem operasinya.
- OpenBSD
OpenBSD memfokuskan pengembangan pada
keamanan dan cryptography. Proyek pengembangan ini terpisah dari proyek NetBSD
pada tahun 1995 sebagai akibat perselisihpahaman antara Theo de Raadt dengan
NetBSD core team lainnya. OpenBSD saat ini setidaknya telah mendukung lebih
dari 10 platforms, dengan beberapa proses pengembangan lebih terstruktur. Tim OpenBSD
juga telah menghasilkan sebuah applikasi OpenSSH , sebuah implementasi untuk
memenuhi kebutuhan Secure Shell untuk pekerjaan secara remote.
4. GNU Linux
Linux adalah sebuah
kloning UNIX, ditulis benar-benar dari bawah lebih dari satu dekade lalu. Linux
sama dengan BSD dalam banyak hal, namun BSD telah mempunyai budaya yang telah
lama, serta lebih ramah terhadap dunia komersial. Sistem Operasi ini dibuat
oleh Linus Torvald dan berkembang sedemikian cepatnya sehingga hampir bisa
melampaui jumlah pengguna Windows di dunia. Linux bisa didapatkan dalam
berbagai distribusi (sering disebut Distro). Distro adalah bundel dari kernel
Linux, beserta sistem dasar linux, program instalasi, tools basic, dan
program-program lain yang bermanfaat sesuai dengan tujuan pembuatan distro. Ada
banyak sekali distro Linux, diantaranya :
• RedHat, distribusi
yang paling populer, minimal di Indonesia. RedHat merupakan distribusi pertama
yang instalasi dan pengoperasiannya mudah.
• Debian, distribusi
yang mengutamakan kestabilan dan kehandalan, meskipun mengorbankan aspek
kemudahan dan kemutakhiran program. Debian menggunakan .deb dalam paket
instalasi programnya.
• Slackware, merupakan
distribusi yang pernah merajai di dunia Linux. Hampir semua dokumentasi Linux
disusun berdasarkan Slackware. Dua hal penting dari Slackware adalah bahwa
semua isinya (kernel, library ataupun aplikasinya) adalah yang sudah teruji.
Sehingga mungkin agak tua tapi yang pasti stabil. Yang kedua karena dia
menganjurkan untuk menginstall dari source sehingga setiap program yang kita
install teroptimasi dengan sistem kita. Ini alasannya dia tidak mau untuk
menggunakan binary RPM dan sampai Slackware 4.0, ia tetap menggunakan libc5
bukan glibc2 seperti yang lain.
• SuSE, distribusi yang
sangat terkenal dengan YaST (Yet another Setup Tools) untuk mengkonfigurasi
sistem. SuSE merupakan distribusi pertama dimana instalasinya dapat menggunakan
bahasa Indonesia.
• Mandrake, merupakan
varian distro RedHat yang dioptimasi untuk pentium. Kalau komputer kita menggunakan
pentium ke atas, umumnya Linux bisa jalan lebih cepat dengan Mandrake.
• WinLinux, distro yang
dirancang untuk diinstall di atas partisi DOS (WIndows). Jadi untuk
menjalankannya bisa di-klik dari Windows. WinLinux dibuat seakan-akan merupakan
suatu program aplikasi under Windows.
Dan masih banyak distro-distro lainnya
yang telah tersedia maupun yang akan muncul.
5. Sun Solaris
Solaris adalah salah satu
UNIX yang paling dikenal dunia. Solaris dibuat oleh Sun Microsystem. Solaris
berjalah pada high−end hardware yang dapat mendukung puluhan processor, GB RAM,
serta harddisk. Ia banyak digunakan sebagai platform oleh aplikasi enterprise,
seperti Oracle. Solaris didesain untuk berjalan pada processor SPARC yang
diproduksi oleh SUN. Karena SUN mengontrol sendiri hardware dan software,
mereka dapat mengembangkan system dengan fitur2 menarik, seperti, hot-swappable
RAM, mainboard, harddisk, CPU.
6. Syllable Desktop
Syllable adalah sebuah OS
gratis dan open source yang dicabangkan dari AtheOS, tiruan
AmigaOS pada tahun 2002, Syllable Desktop merupakan OS yg ringan dan cepat,
cocok uuntuk home and small office users.
8. OpenGEM
GEM (Graphical Environment
Manager) mulai hidup pada tahun 1985 sebagai shell grafis Digital Research
untuk CP/M. Dibuat dengan cara untuk MS-DOS dan interface Atari ST. Kaldera,
yang berakhir memiliki GEM, open-source di tahun 1999. Sejak itu, para
penggemar memperbarui dan memperpanjang kode, yang biasanya dirilis sebagai
FreeGEM atau OpenGEM.
Sumber :
http://wenda-aditama24.blogspot.co.id/2014/04/macam-macam-open-source-os.html


Tidak ada komentar:
Posting Komentar